Bulutangkis

Misbun Sidek Jadi Kepala Tim Junior Nasional

Ketika Federasi Badminton Malaysia (BAM) melakukan perombakan untuk masa depan, pelatih nasional Datuk Misbun Sidek akan melakukan apa yang paling disukainya dengan menyiapkan para junior menjadi pemain top dunia.

Ketika Federasi Badminton Malaysia (BAM) melakukan perombakan untuk masa depan, pelatih nasional Datuk Misbun Sidek akan melakukan apa yang paling disukainya dengan menyiapkan para junior menjadi pemain top dunia.

Misbun akan mengambil peran baru sebagai pelatih kepala tim junior nasional sebagai bagian dari perombakan besar-besaran program junior BAM di Academy Badminton Malaysia.

Misbun diperkirakan akan memulai peran barunya bulan depan dan menangani semua pemain junior dari usia 12 hingga 19 tahun. Legenda bulu tangkis Malaysia itu terbuka untuk peran baru itu meskipun dia tahu akan kehilangan statusnya sebagai pelatih kepala sektor tunggal di tim senior.

“Ada dalam diskusi … biarkan presiden BAM membuat pengumuman. Dia adalah bos saya dan saya akan mematuhi keputusan apa pun yang diambilnya,” kata Misbun.

“Saya ingin membantu bulu tangkis Malaysia dengan cara apa pun yang saya bisa. Niat saya masih sama, saya ingin membantu. Saya akan melakukan yang terbaik untuk negara,” tambah Misbun.

Bekerja dengan junior bukanlah sesuatu yang baru bagi Misbun. Dia telah melakukannya sejak lama, bahkan dengan klubnya Nusa Mahsuri sebelum bergabung dengan BAM di awal tahun 90an.

Bahkan, Misbun telah melakukan tugasnya dengan sebagian besar pemain muda di tim elit sejak comeback terbarunya ke BAM tiga tahun lalu.

Sejak ia bergabung pada 2017, telah terjadi peningkatan standar dari Lee Zii Jia dan Leong Jun Hao, yang kemudian memenangkan gelar Asia junior. Itulah sebabnya Misbun senang bahwa Malaysia akan diwakili oleh Zii Jia, Jun Hao, Cheam Juni Wei dan Ng Tze Yong di Kejuaraan Beregu Asia di Manila, Filipina, mulai 11-16 Februari mendatang.

“Ini adalah wajah-wajah baru dan muda untuk badminton Malaysia. Untuk Jun Hao dan Tze Yong, itu akan menjadi kejuaraan tim pertama mereka (di Manila) sementara Chong King dan Aidil diberi kesempatan di SEA Games,” katanya.

“Ini harus menjadi titik awal bagi yang muda. Kami harus berjudi dan membawa mereka di turnamen besar. Saya berharap mereka akan terus matang dalam permainan mereka,” tegas pelatih yang membawa Lee Chong Wei meraih perak di Olimpiade Beijing 2008 itu.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close